Sahara, merupakan pimpinan proyek Suzuki di MotoGP, menggarisbawahi area utama yang harus ditingkatkan pebalapnya dan dengan pengembangan GSX-RR.

 

Rins berhasil memenangi balapan MotoGP di Austin serta Silverstone musim lalu, sekaligus membawa Suzuki kembali ke podium tertinggi sejak 2016.

Walau kemenangan perdana Rins meningkatkan statusnya sebagai salah satu pebalap top di MotoGP, Sahara berharap Spaniard bisa tampil lebih baik secara keseluruhan, mengingat tim mampu podium hanya pada tiga kesempatan.

Dengan menargetkan podium konsisten pada 2020, Sahara merasa peningkatan yang dapat dilakukan Rins dalam kualifikasi, secara otomatis bisa membantu hasil balapan Suzuki. Tahun lalu, ia baris depan sebanyak empat kali (Assen, Sachsenring, Brno dan Silverstone) dari 19 seri.

“Musim 2019 sangat bagus bagi kami, kami merayakan dua kemenangan bersama Alex Rins dan menyaksikan perkembangan cepat Joan Mir walau dia cedera. Tapi jujur saja, saya berharap lebih banyak podium,” ungkap Sahara.

“Bahkan posisi dalam klasifikasi tim [kelima] tidak sepenuhnya mencerminkan potensi kami yang sebenarnya, jadi kami harus bekerja lebih keras. Saya tidak percaya kami harus mengubah arah pengembangan karena kami punya motor yang seimbang, tetapi kami perlu upgrade dan meningkatkan performa secara keseluruhan.

“Saya suka sikap Alex, karena dia selalu siap untuk bertarung dan dia selalu mampu meningkat pada Minggu ketika datang ke balapan - bahkan ketika posisi kualifikasi tidak sangat baik. Ini adalah alasan mengapa kami memanggilnya 'Sunday Boy'. Namun jujur saja, pada 2020, saya akan membutuhkannya untuk kualifikasi lebih baik.

“Saya cukup yakin bahwa jika dia bisa mendapatkan posisi grid yang lebih baik, hasil balapan yang lebih baik akan datang secara otomatis. Tentu saja, ini bukan hanya masalah berkendara, tetapi juga tergantung pada motor yang kami berikan padanya. Kami harus mengambil langkah maju dan memberinya dukungan agar dia dapat mencapai peningkatan ini. Itulah yang kami miliki dalam rencana kami.”

Di sisi lain, Sahara terkesan atas kemajuan Mir sebagai rookie MotoGP dan percaya diri melihat peningkatan berkelanjutan dan perjuangan menuju podium pada 2020.

“Saya tidak ragu bahwa Mir memiliki potensi sebenarnya untuk menjadi pebalap top dalam waktu dekat. Kecelakaan dan cederanya di Brno memengaruhi penampilannya selama paruh kedua musim dan menghabiskan banyak biaya,” terangnya.

Terlepas dari semua ini, dia masih dekat dengan podium di banyak balapan. Tahun depan dia tidak akan menjadi rookie lagi dan dia akan mendapat manfaat dari pengalaman satu tahun, yang pada gilirannya akan memberinya kepercayaan diri ekstra.”

Memasuki musim baru, Suzuki bertahan dengan line-up pebalap yang sama, dengan Sylvain Guintoli juga dipertahankan sebagai pebalap tes dan wildcard.

 

Comments

Loading Comments...